EBOOK SENI BERPERANG SUN TZU

adminComment(0)
    Contents:

This app includes the english e-book and audiobook of the classic strategy book: "The Art of War" (Chinese: 孫子兵法) by Sun Tzu (Sun Zi). The Art of War is a. Sun Tzu ( SM) diyakini sebagai penulis Art of War (Seni Perang). Dan juga ada beberapa saduran dari Buku " Intisari Seni Perang Sun Tzu". Sun Tzu tidak menggunakan bendera dan panji – panji jika perang di malam hari , sebaliknya dia menggunakan obor dan genderang, karena.


Ebook Seni Berperang Sun Tzu

Author:VERN BISKER
Language:English, Japanese, German
Country:Russian Federation
Genre:Personal Growth
Pages:235
Published (Last):11.08.2016
ISBN:634-3-73729-107-2
ePub File Size:28.61 MB
PDF File Size:8.82 MB
Distribution:Free* [*Registration needed]
Downloads:35463
Uploaded by: SIERRA

This e-book presents a complete translation of Sun Tzu on the Art of War as penned by Dr. Lionel Giles from Great Seni Perang Sun Tzu. Uploaded by. Kerap dihubungkan dengan Seni Perang Sun Tzu, namun ia lebih merupakan sebuah buku tentang taktik daripada sebuah buku strategi.[3]. "36 Strategi". The art of war for managers = sun tzu: seni perang untuk manajer / oleh Gerald Michaelson; alih bahasa Arvin Saputra, editor Lyndon Saputra.

Kerap dihubungkan dengan Seni Perang Sun Tzu, namun ia lebih merupakan sebuah buku tentang taktik daripada sebuah buku strategi. Sun Tzu hidup dalam periode Musim Semi dan Gugur di Tiongkok, sementara hampir seluruh 36 sajak tersebut berada pada periode setelahnya. Strategi 1 Perdaya Langit untuk melewati Samudera.

Strategi Perang Sun Zhu

Bergerak di kegelapan dan bayang-bayang, menggunakan tempat-tempat tersembunyi, atau bersembunyi di belakang layar hanya akan menarik kecurigaan. Untuk memperlemah pertahanan musuh anda harus bertindak di tempat terbuka menyembunyikan maksud tersembunyi anda dengan aktivitas biasa sehari-hari. Strategi 2 Kepung Wei untuk menyelamatkan Zhao.

Ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, seranglah sesuatu yang berharga yang dimilikinya. Ketahui bahwa musuh tidak selalu kuat di semua hal.

Entah dimana, pasti ada celah di antara senjatanya, kelemahan pasti dapat diserang. Dengan kata lain, anda dapat menyerang sesuatu yang berhubungan atau dianggap berharga oleh musuh untuk melemahkannya secara psikologis.

Strategi 3 Pinjam tangan seseorang untuk membunuh. Bunuh dengan pisau pinjaman. Serang dengan menggunakan kekuatan pihak lain karena kekuatan yang minim atau tidak ingin menggunakan kekuatan sendiri.

Perdaya sekutu untuk menyerang musuh, sogok aparat musuh untuk menjadi pengkhianat, atau gunakan kekuatan musuh untuk melawan dirinya sendiri.

Strategi 4 Buat musuh kelelahan sambil menghemat tenaga. Adalah sebuah keuntungan, merencanakan waktu dan tempat pertempuran. Dengan cara ini, anda akan tahu kapan dan di mana pertempuran akan berlangsung, sementara musuh anda tidak. Saat ia lelah dan bingung, anda dapat menyerangnya. Jenderal yang melindungi prajuritnya seperti seorang bayi, hanya membuat mereka hanya akan mengikutinya ke dalam jurang yang terdalam.

Seorang jenderal memperlakukan prajuritnya seperti anak yang tercinta maka mereka akan mengikutinya hingga mati. Jenderal yang maju tanpa menginginkan ketenaran dan menarik diri tanpa merasa malu, namun dengan tujuaan hanya melindungi negara dan mematuhi pemerintahnya adalah permata negara.

Ada bebrapa jalan yang jangan diikuti, beberapa musuh yang jangan di perangi, bebertapa daerah yang jangan ddirebut, bahkan bebrapa aturan penguasa yang tak p[erlu diikuti. Penyesuaian dengan tanah lapang adalah sekutu terbaik tentara dalam bertempur.

Pekerjaan jenderal menata pasukan dan menempatkan mereka dalam posisi kritis. Dia memimpin mereka ke dalam teritori musuh untuk rencana selanjutnya. Dengan komando, saya dimaksudkan pendirian jenderal dalam kearifan, ketulusan, kebaikan, keberanian dan ketegasan. Komandan yang baik berusaha mencari kebajikan dan berjalan dengan mendisiplinkan diri sendiri dengan hukum agar m,emberikan kontrol dalam kesuksesannya.

Penguasa yang tercerahkan dan jenderal yang arif dapat mengalahkan musuh kapanpun mereka menyerang dan mereka dapat mencapai prestasi diatas manusia biasa karena mempunyai pengetahuan awal Sun Tzu mengingatkan, kemenangan bisa direngkuh melalui penyusunan rencana strategi yang matang.

Jangan sekali-kali bertindak gegabah atau sembrono pada tahap yang paling mendasar ini. Adakan penyelidikan, pengumpulan data atau informasi yang lengkap, akurat, detail, menyeluruh, serta tinggi tingkat presisinya.

Kemudian, analisis dengan tajam berbagai faktor di lapangan. Hasilnya, startegi perang yang tidak saja efektif, tetapi juga lebih berdaya guna.

Ini menyangkut masalah hidup atau mati, satu jalan menuju keselamatan atau kehancuran.

Ketika musuh tenang, ia sanggup membuatnya kelelahan. Ketika musuh kenyang, ia sanggup membuatnya kelaparan. Ketika musuh diam, ia sanggup membuatnya bergerak. Semua ini bisa dilaksanakan karena ia muncul di titik-titik di mana musuh harus tergesa-gesa mempertahankannya.

Bahwa ia bisa menempuh jarak tanpa kelelahan, adalah karena ia menempuh jalan di mana tidak terdapat musuh.

Bahwa ia bisa merebut apa yang ia serang, adalah karena ia hanya menyerang tempat yang paling mudah untuk diserang. Bahwa ia pasti meraih sukses dalam mempertahankan apa yang ia pertahankan, adalah karena ia mempertahankan tempat yang harus diserang musuh dengan tergesa-gesa.

Oleh karenanya, terhadap mereka yang terampil dalam menyerang, musuh tidak tahu di mana harus bertahan. Betapa tidak kentara dan tidak terasa sehingga ia tidak meninggalkan jejak.

Betapa misterius ia sehingga tidak terdengar. Demikianlah, Serangannya takkan tertahankan kalau ia terjun ke titik-titik terlemah musuh. Ia tidak bisa dikalahkan ketika menarik diri karena ia bergerak gesit.

kupdf.com_sun-tzu-art-of-war.pdf - 101 Intisari Seni Perang...

Demikianlah, kalau ia mau bertempur, musuh dipaksa bertempur walaupun ia aman di tempat berlindungnya, ini adalah karena ia serang posisi yang harus dipertahankan musuhnya.

Kalau ia tidak mau bertempur, ia bisa mencegah musuh bertempur walaupun batas perkemahannya sudah nyata, ini karena ia mengalihkan musuh dari tempat yang di tujunya. Sun Tzu mengajarkan dua tataran seni perang, yaitu tataran strategi dan tataran taktik. Tataran strategi lebih berupa fondasi untuk memenangkan persaingan, sedangkan tataran praktis, membahas bagaimana response kita terhadap situasi yang berbeda, response kita bagaimana memanfaatkan kesempatan opportunity atau ancaman yang tiba-tiba muncul.

More From JunaedyDjafar

Dengan demikian, strategi lebih bersifat konstan, berupa dasar yang konsisten apapun situasinya, sementara taktik lebih situasional. Terdapat tiga prinsip strategi, yakni commitment, observation dan preparation.

Jadi di sini dikatakan: Ia yang mengenal pihak lain musuh dan mengenal dirinya sendiri, tidak akan dikalahkan dalam seratus pertempuran. Ia yang tidak mengenal pihak lain musuh tetapi mengenal dirinya sendiri memiliki suatu peluang yang seimbang untuk menang atau kalah.

Ia yang tidak mengenal pihak lain musuh dan dirinya sendiri cenderung kalah dalam setiap pertempuran. Jadi bertempur dalam seratus pertempuran dan memenangkan seratus kemenangan bukanlah suatu cerminan strategi yang paling hebat. Kemampuan untuk mengalahkan musuh tanpa pertempuran sama sekali adalah cerminan strategi yang paling hebat.Skylight Paths Publishing. Clamor by night betokens nervousness. Therefore the good fighter will be terrible in his onset, and prompt in his decision.

Many entrepreneurs and corporate executives have turned to it for inspiration and advice on how to succeed in competitive business situations. We are not fit to lead an army on the march unless we are familiar with the face of the country—its mountains and forests, its pitfalls and precipices, its marshes and swamps.

Thus, without waiting to be marshaled, the soldiers will be constantly on the qui vive; without waiting to be asked, they will do your will; without restrictions, they will be faithful; without giving orders, they can be trusted. You can ensure the safety of your defense if you only hold positions that cannot be attacked.

Apa bila prajurit biasa lebih kuat dari perwiranya, mereka tidaka akan patuh.